CONTOH ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN DAGANG


Deskripsi Analisis Laporan Keuangan Perusahaan Dagang

 

Contoh analisis laporan keuangan perusahaan dagang akan bicara mengenai laporan keuangan, yang mayoritas dari Anda tentu langsung akan terpikir keuntungan. Itu tak salah, karena arah dalam menjalankan bisnis ialah cari keuntungan atau laba. Dalam rasio perusahaan besar, laporan jadi rekomendasi oleh investor. Karena info yang tertera memperlihatkan keadaan keuangan perusahaan itu.

 

Jika beberapa data dalam laporan keuangan menunjukkan keadaan keuangan perusahaan dagang turun dari kurun waktu sebelumnya atau keuntungan yang dibuat statis, maka investor akan mendapatkan deskripsi apa akan terus memberikan modal di perusahaan itu atau mungkin tidak. Karena bila keputusan tidak diambil, mereka dapat kehilangan dana yang sudah ditanamkan pada saham perusahaan dagang itu. Agar resiko merugi bisa diminimalkan, pemilik usaha, investor dan faksi berkaitan yang lain, harus dapat membaca laporan keuangan yang dikeluarkan perusahaan dagang. Tetapi menjadi rahasia publik, membuat analisis laporan keuangan perusahaan dagang terkadang tidak selamanya mulus.

 

Pada artikel ini, akan mengulas apa dan bagaimana contoh dari laporan keuangan industri atau laporan keuangan perusahaan dagang. Karena dari itu, agar lebih memahami konsepnya mari kita bahas satu demi satu. Tiap perusahaan dalam jalankan roda usahanya tentu mempunyai tujuan cari keuntungan atau keuntungan. Laporan keuangan diperlukan untuk bisa melihat perubahan usaha atau kegiatan perusahaan ditiap masanya.

 

Laporan keuangan dapat dikatakan mampu menjadi jalan tercepat untuk mengerti bagaimana keadaan sebuah usaha yang digerakkan, apa untung atau rugi dan bagaimana harapan yang akan datang. Secara detil dalam perusahaan dagang, laporan keuangan berguna juga untuk mempermudah pemilik usaha atau pemilik saham yang memiliki kepentingan menyaksikan bagaimana keadaan keuangan perusahaan, yang selanjutnya menjadi bahan pemikiran dalam memutuskan untuk gagasan masa yang mendatang.

 

Karena keutamaan laporan keuangan perusahaan dagang ini, maka penyusunan laporan keuangan perusahaan dagang itu harus komplet, detil, dan pas hingga betul-betul dapat menolong pemilik usaha atau pihak-pihak yang memiliki kepentingan lain di perusahaan, dalam meningkatkan usahanya di bidang industri dagang.

 

Kapan Analisis Laporan Keuangan Perusahaan Dagang Harus Disusun?

 

Lalu kapan laporan keuangan perusahaan dagang itu disusun? Laporan keuangan perusahaan dagang akan dibuat tiap akhir periode dari usaha. Sementara, waktu atau kapan periode itu bergantung dari kemauan pebisnis atau pemilik perusahaan dagang. Ada yang melakukan satu bulan sekali, bahkan juga ada juga yang 1 minggu sekali membuat laporan keuangan perusahaan dagang. Perusahaan dagang atau semua industri usaha tentu memerlukan yang bernama laporan keuangan, karena mempunyai arah yang bervariasi.

 

Salah satunya arah dari disusunnya laporan keuangan perusahaan dagang ialah mengenali perubahan dari usaha atau karakter perusahaan dagang ditiap masanya. Dapat disebut, pemilik usaha ingin mencari tahu bagaimana keadaan usaha yang digerakkannya memberikan keuntungan atau malah sebaliknya tidak untung. Dengan demikian, bila laporan keuangan perusahaan dagang tidak dibikin secara benar, tidak menutup peluang juga ini dapat berpengaruh pada diambilnya keputusan yang keliru dan kemungkinan muncul permasalahan pada masalah kewajiban perpajakan bagi perusahaan dagang. Lalu, bagaimanakah cara membuat laporan keuangan perusahaan dagang?

 

Baca Juga : Cara Membeli Training Prakerja Di Market

 

Mengenai Laporan Keuangan Perusahaan Dagang

 

Laporan keuangan perusahaan dagang umumnya dibikin tiap akhir masa dari usaha, namun, hal waktu atau kapan masa laporan keuangan itu disusun akan sangat bergantung dari peraturan perusahaan. Ada yang memberikan laporan keuangan perusahaan dagang setiap periode tertentu, misalnya setiap satu bulan meski ada pula yang 1 minggu sekali membuat laporan keuangan. Tergantung dari jenis usaha apa yang dijalankan oleh perusahaan tersebut. Misalnya jenis usaha yang dijalankan adalah sebuah perusahaan dagang. Perusahaan dagang ialah sebuah usaha atau perusahaan yang menjajakan object atau benda ke customer. Yang dipasarkan oleh kumpulan usaha di bagian ini ialah produk berbentuk barang, seperti toko baju, toko handphone, kendaraan, dan usaha dagang yang lain.

 

Perusahaan dagang sebagai salah satunya jenis usaha yang gampang digerakkan karena berdasar prosesnya akan membeli suatu barang lalu menjualnya kembali tanpa perlu mengganti dasar dan bentuk dari produk itu. Melalui proses itu, perusahaan dagang juga memperoleh keuntungan atau profit.

 

Selama ini, ada tiga jenis produk yang dapat dipasarkan dalam menjalankan perusahaan dagang, yakni:

 

  • Bahan baku berbentuk barang dagang yang belum jadi
  • Bahan baku berbentuk barang dagang 1/2 selesai. Misalkan bahan makanan
  • Barang jadi

 

Sama dengan jenis perusahaan lain yang wajib membuat laporan keuangan perusahaan, tiap perusahaan dagang tentunya juga akan membuat laporan keuangan. Ini berlaku untuk perusahaan dagang bertaraf kecil atau perusahaan dagang yang telah bertaraf besar dengan beberapa puluh ribu pegawai, yang kelangsungan dari perusahaan bergantung pada keuntungan perusahaan dalam kegiatan dagang untuk menjual produk-produknya.

 

Artikel terkait : Analysis Untuk Pengembangan Kompetensi

 

Manfaat Laporan Keuangan pada Perusahaan Dagang


Laporan keuangan perusahaan dagang sebagai cerminan dari kemampuan kerja suatu perusahaan dagang. Laporan keuangan itu dipakai sebagai info oleh beberapa pihak, seperti management perusahaan dagang, investor bank, pemerintahan, petinggi, customer, sampai periode tertentu yang masuk dalam periode laporan keuangan perusahaan.

 

Disamping itu, ada fungsi-fungsi laporan keuangan pada perusahaan dagang, salah satunya:

 

  1. Dasar konsep penerimaan perusahaan
  2. Dasar pembayaran dividen perusahaan
  3. Dasar pemberian utang perusahaan
  4. Dasar pengaturan cost perusahaan
  5. Dasar konsep perpajakan perusahaan
  6. Konsep penetapan dividen 
  7. Informasi pada calon investor perusahaan
  8. Penetapan nilai investasi 
  9. Kontrol pemantauan pemerintahan

 

Ketahui pula tentang MANFAAT MENYUSUN JADWAL TRAINING 

Anda ingin mengetahui Jadwal Training kami? Silahkan KLIK DISINI

 

Karakteristik Kualitas Laporan Keuangan Perusahaan Dagang

 

Yang disebut persyaratan normatif yang perlu disanggupi laporan keuangan sebuah perusahaan dagang adalah;

 

1. Relevan 

 

berarti info yang terdapat di dalam laporan keuangan perusahaan yang disuguhkan sesuai keperluan para pengguna hingga memberikan fungsi dalam pembuatan keputusan sesuai dengan setiap kebutuhan. Informasi yang relevan itu adalah;

(a) Memiliki fungsi umpan balik
(b) Memiliki fungsi prediktif
(c) Tepat waktu
(d) Lengkap

 

2. Andal

 

Berarti informasi dalam laporan keuangan perusahaan dagang bebas dari pemahaman yang menyimpang dan kesalahan material, memberikan tiap kenyataan secara jujur dan bisa diverifikasi. Informasi laporan keuangan disebut handal jika;

a. Disuguhkan secara jujur
b. Bisa diverifikasi
c. Netralitas

 

3. Dapat diperbandingkan

 

Berarti informasi yang terdapat di dalam laporan keuangan perusahaan dagang akan lebih berguna jika dapat dibandingkan dengan laporan keuangan perusahaan priode sebelumnya atau laporan keuangan perusahaan dagang yang lain secara umum.

 

Jenis Laporan Keuangan Perusahaan Dagang dan Contoh

 

Ada empat jenis laporan keuangan perusahaan dagang.

Berikut gambarannya yang lebih detil, berikut dengan contohnya.

 

1. Laporan Keuangan Perusahaan Dagang Laba Rugi


Sama dengan namanya, laporan keuangan perusahaan dagang laba rugi memberi info berkaitan aktivitas operasional perusahaan dagang pada suatu periode akuntansi. Laporan keuangan perusahaan dagang laba rugi dibentuk untuk menghitung performa perusahaan dagang pada sebuah kurun tertentu. Laporan laba rugi berisi perincian berkenaan penghasilan, keuntungan atau rugi, dan pengeluaran atau beban perusahaan dagang. Dalam laporan laba rugi perusahaan dagang ada dua elemen khusus yaitu pemasaran dan beban. 

 

Dalam membuat laporan laba rugi, berikut tiga hal yang perlu menjadi perhatian:

 

1. Bentuk atau pola laporan laba rugi industri perusahaan dagang

2. Ide dan pengetahuan setiap komponen dalam format laporan keuangan

3. Pahami langkah menganalisis aktivitas transaksi bisnis keuangan

 

Langkah membuat laporan laba rugi perusahaan dagang sebagai proses laporan yang wujud penyajiannya sama dengan satu deskripsi info perusahaan dagang itu.

Di mana ada peristiwa pengeluaran, penghasilan dan elemen yang lain dari satu transaksi bisnis. Berikut akan dijelaskan apa yang terdapat bagian dalam contoh laporan laba rugi perusahaan dagang yakni :

 

1. Harga Pokok Penjualan (HPP), dalam mengalkulasi HPP ini perusahaan perlu memastikan dulu harga dasar dari produk yang ingin dipasarkan. Selanjutnya ditambah ongkos yang lain, hingga barang yang ada siap untuk dipasarkan.

2. Penjualan Bersih, jumlah keseluruhan pemasaran yang terterima oleh perusahaan setelah itu akan dikurangi dengan retur atau potongan harga, dan lain-lain.

3. Pengeluaran, didefinisikan menjadi suatu pengurangan dari segi akun atau pos jumlah pemasukan dalam memastikan sebuah jumlah untung atau rugi.

4. Keuntungan Kotor, keuntungan yang sudah terjadi menjadi hasil penghasilan kotor saat sebelum mengurangi ongkos pengeluaran atau beberapa biaya yang lain seperti ongkos penyusutan, ongkos promo, dan lain-lain.

5. Penghasilan Bersih, keuntungan yang diterima sesudah pengurangan ongkos operasional atau ongkos yang lain. Keuntungan kotor akan mengurangi pengeluaran atau biaya akan menghasilkan pemasukan bersih.

6. Laba Ditahan, keuntungan yang didapatkan dari penghasilan bersih yang ditahan oleh perusahaan dan tidak bisa dibagi ke beberapa pemegang saham atau yang disebutkan dividen.

7. Dividen, untung yang diterima beberapa pemegang saham dari pemasukan bersih perusahaan.

 

Berikut, contoh laporan laba rugi untuk perusahaan dagang:

 

 

Laporan Keuangan Laba Rugi Perusahaan Dagang

 

2. Laporan Keuagan Perusahaan Dagang Neraca


Maksud membuat laporan neraca ini untuk mengerti status keuangan perusahaan dagang, dan melihat aktivitas keuangan perusahaan dagang, terutama dari bidang penghasilan dan pengeluaran. Dalam laporan neraca tertera daftar bagian aktiva, kewajiban, dan modal dari satu usaha sepanjang masa tertentu. Laporan neraca dipisah jadi dua jenis.

 

Pertama, wujud staffel yang diatur secara ke bawah atau vertikal dan meletakkan saldo pada bagian samping kolom debet
Ke-2 , neraca wujud skontro, yang pisahkan di antara elemen aktiva dan pasiva pada bagian kanan dan kiri.

 

Berikut contoh laporan neraca perusahaan dagang:

 

 

Contoh Laporan Neraca Keuangan Perusahaan Dagang

 

 

3. Laporan Keuangan Perusahaan Dagang Arus Kas


Ini merupakan laporan yang menyuguhkan rangkuman penghasilan dan pengeluaran dana perusahaan dagang pada sebuah masa tertentu.
Laporan arus kas ada tiga jenis kumpulan kegiatan seperti berikut:

 

a. Kegiatan Operasi


Dalam kegiatan ini tertera laporan transaksi bisnis yang terkait dengan aktivitas operasional perusahaan dagang.

Kegiatan transaksi bisnis dapat diperoleh pada laporan keuangan laba rugi, yakni pemasaran, harga dasar pemasaran, dan beban operasional perusahaan dagang.

 

b. Kegiatan investasi

 

Ini terbagi dalam laporan transaksi bisnis yang terkait dengan pembelian dan pemasaran pada aktiva masih tetap.

 

c. Kegiatan permodalan

 

Berisi info laporan transaksi bisnis dan modal perusahaan.

Sebagai contoh laporan keuangan perusahaan mengenai bayar hutang, tambahan dana untuk modal, dan pemasaran surat bernilai perusahaan dagang.

 

Laporan arus kas terdiri dari 2 jenis, yang penuturannya seperti berikut:

 

1. Laporan Arus Kas Metoda Langsung (Direct Metode)

 

Ini ialah langkah membuat laporan arus kas dengan mengalkulasi arus kas dari elemen kegiatan operasi sesuai sama catatan penghasilan dan pengeluaran perusahaan.

Berikut contoh laporan arus kas sistem langsung untuk sebuah perusahaan dagang:

 

 

contoh laporan arus kas sistem langsung perusahaan dagang

 

 

2. Laporan Arus Kas Sistem Tidak Langsung (Indirect Metode)

 

Ini sebagai langkah membuat laporan arus kas menurut kegiatan operasi perusahaan. Penghitungannya dari laporan laba rugi, sesudah dilaksanakan rekonsilasi pada penyusutan dan amortisasi.

Saat membuat laporan arus kas sistem langsung, data yang digunakan mengambil sumber dari:

 

a. Laporan neraca kurun waktu sebelumnya

b. Neraca tahun berjalan

c. Laporan laba rugi

 

Berikut contoh laporan arus kas sistem tidak langsung pada perusahaan dagang:

 

 

contoh laporan arus kas sistem tidak langsung perusahaan dagang

 

 

4. Laporan Keuangan Perusahaan Dagang Hutang


Apakah itu laporan hutang?

Laporan hutang memiliki arti laporan yang memberi info dengan detil aktivitas transaksi bisnis tambahan dan pengurangan hutang perusahaan, dan saldo akhir utang dari tiap vendor.

 

Agar memperjelas silakan saksikan contoh laporan hutang perusahaan dagang berikut:

 

 

contoh laporan hutang perusahaan dagang

 

 

5. Laporan Keuangan Perusahaan Dagang Piutang


Laporan piutang ialah laporan perincian transaksi bisnis tambahan dan pengurangan piutang perusahaan dan saldo akhir piutang pada masing-masing konsumen (customer).

 

Berikut contoh laporan piutang perusahaan dagang:

 

 

contoh laporan piutang perusahaan dagang

 

 

6. Laporan Keuangan Perusahaan Dagang Stok Barang


Sama dengan namanya, laporan ini berisikan perincian berkenaan stock barang.

Daftar laporan ini misalnya berisi daftar code barang, nilai jual, stock awalnya, pembelian dan pemasaran barang, retur pembelian, dan stock akhir yang ada pada gudang atau toko.

Laporan stok barang ini terdiri dari 2 jenis, yaitu laporan fast moving inventory dan laporan slow moving inventory.

 

Artikel terkait : Rantai Pasokan Dan Manajemen Inventaris

 

Berikut contoh laporan stok barang untuk fast moving:

 

 

contoh laporan stok barang untuk fast moving

 

 

Dan ini contoh dari laporan stok barang untuk slow moving inventory:

 

 

contoh laporan stok barang untuk slow moving

 

Itu beberapa contoh dari jenis laporan keuangan perusahaan dagang yang dapat menjadi petunjuk untuk penyusunan laporan keuangan Anda. Saat ini telah banyak sekali sofeware atau aplikasi strategis yang bisa digunakan perusahaan dagang untuk mempermudah penyusunan laporan keuangannya.